Konverter basis bilangan

Converter App Desimal ke Heksadesimal

Konversi angka desimal ke heksadesimal atau biner secara instan. Alat ini memvalidasi input Anda, mendukung bilangan bulat yang sangat besar, dan menampilkan langkah-langkah konversi dengan jelas.

Konversi bilangan desimal

Masukkan bilangan bulat desimal dan pilih apakah akan mengonversinya ke heksadesimal atau biner. Input desimal menggunakan digit 0–9.

Hasil heksadesimal 1CE
Konversi heksadesimal ke desimal sebaliknya .

Langkah-langkah konversi langsung

Penjelasan diperbarui saat Anda mengetik. Untuk angka yang sangat besar, alat ini menjaga hasil tetap tepat dan merangkum metode alih-alih menampilkan daftar langkah yang terlalu panjang.

Bagaimana hasil ini dihitung

  1. Bagi bilangan desimal dengan basis target.
  2. Catat setiap sisa dari setiap langkah pembagian.
  3. Baca sisa-sisa dari bawah ke atas untuk mendapatkan nilai akhir.
Catatan akurasi: Konverter ini menggunakan JavaScript BigInt untuk konversi bilangan bulat, sehingga angka bulat besar ditangani secara tepat alih-alih dibulatkan seperti bilangan titik mengambang biasa.

Apa itu angka desimal, heksadesimal, dan biner?

Sistem desimal adalah sistem bilangan berbasis-10 yang digunakan sehari-hari. Sistem ini menggunakan sepuluh digit: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.

Sistem heksadesimal berbasis-16. Sistem ini menggunakan digit 0–9 serta huruf A, B, C, D, E, dan F, di mana A bernilai 10 dan F bernilai 15.

Sistem biner adalah basis-2 dan hanya menggunakan 0 dan 1. Komputer menggunakan sistem biner secara internal, sedangkan heksadesimal sering digunakan sebagai cara yang ringkas untuk menulis data biner.

Cara mengonversi desimal ke heksadesimal

Untuk mengonversi desimal ke heksadesimal, bagi secara berulang angka desimal tersebut dengan 16 dan catat sisa pembagiannya. Sisa dari 10 hingga 15 diubah menjadi A hingga F.

462 ÷ 16 = 28 sisa 14 = E
28 ÷ 16 = 1 sisa 12 = C
1 ÷ 16 = 0 sisa 1
Hasil: 1CE₁₆

Jadi desimal 462 dikonversi ke heksadesimal 1CE.

Cara mengubah desimal ke biner

Untuk mengonversi desimal ke biner, bagi secara berulang angka desimal tersebut dengan 2 dan catat sisanya. Hasil binernya adalah sisa-sisa yang dibaca dari bawah ke atas.

42 ÷ 2 = 21 sisa 0
21 ÷ 2 = 10 sisa 1
10 ÷ 2 = 5 sisa 0
5 ÷ 2 = 2 sisa 1
2 ÷ 2 = 1 sisa 0
1 ÷ 2 = 0 sisa 1
Hasil: 101010₂

Jadi desimal 42 dikonversi ke biner 101010.

Kapan konversi desimal ke heksadesimal berguna

Konversi desimal ke heksadesimal umum digunakan dalam pemrograman, debugging, nilai warna, alamat memori, titik kode Unicode, dan inspeksi data tingkat rendah.

Sebagai contoh, desimal 255 adalah FF dalam heksadesimal. Dalam kode warna RGB, FF mewakili nilai maksimum dari sebuah saluran warna.

Aturan input

  • Gunakan angka 0–9 untuk input desimal.
  • Koma, spasi, dan garis bawah diabaikan agar lebih mudah dibaca.
  • Angka bulat didukung. Pecahan sengaja tidak dikonversi oleh alat ini.
  • Bilangan bulat negatif didukung, seperti -462.