Apa itu angka desimal dan oktal?
Sistem desimal adalah sistem bilangan berbasis-10 yang digunakan sehari-hari. Sistem ini menggunakan sepuluh digit: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
Sistem oktal berbasis-8. Sistem ini hanya menggunakan delapan digit: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Digit 8 dan 9 tidak valid dalam angka oktal.
Octal berguna saat bekerja dengan sistem yang berkaitan dengan biner karena satu digit oktal mewakili tepat tiga bit biner. Sebagai contoh, oktal 7 sama dengan biner 111.
Cara mengonversi oktal ke desimal
Untuk mengonversi oktal ke desimal, kalikan setiap digit dengan pangkat dari 8. Digit paling kanan menggunakan 80, digit berikutnya menggunakan 81, kemudian 82, dan seterusnya.
4205₈ = 4×8³ + 2×8² + 0×8¹ + 5×8⁰ = 2181₁₀
Ini berarti oktal 4205 sama dengan desimal 2181.
Cara mengonversi desimal ke oktal
Untuk mengonversi desimal ke oktal, bagi secara berulang angka desimal tersebut dengan 8 dan catat setiap sisanya. Hasil oktal diperoleh dari sisa-sisa yang dibaca dari bawah ke atas.
2181 ÷ 8 = 272 sisa 5
272 ÷ 8 = 34 sisa 0
34 ÷ 8 = 4 sisa 2
4 ÷ 8 = 0 sisa 4
Hasil: 4205₈
Jadi desimal 2181 dikonversi ke oktal 4205.
Penggunaan umum dari oktal
.
Octal lebih jarang digunakan dibandingkan desimal atau heksadesimal, namun masih sering muncul dalam konteks teknis. Salah satu contoh yang umum adalah izin file pada sistem Unix dan Linux.
Sebagai contoh, nilai izin 755 umum digunakan untuk file dan direktori yang dapat dieksekusi. Dalam desimal, oktal 755 sama dengan 493, namun dalam notasi izin, angka tersebut dibaca sebagai tiga digit oktal terpisah.
Aturan input
- Gunakan hanya digit 0–7 untuk input oktal.
- Gunakan angka 0–9 untuk input desimal.
- Angka bulat didukung. Pecahan sengaja tidak dikonversi oleh alat ini.
- Integer negatif didukung, seperti -755 atau -493.